Malaikat Zabaniyah

Rabu, 23 November 2011

Mansur Bin Umar berkata : Ada keterangan sampai kepadaku, bahwa Malaikat yang menjaga neraka mempunyai tangan dan kaki yang jumlahnya menurut bilangan ahli neraka. Ia bisa membelenggu dan merantai pada orang yang dikehendaki. Setiap kali Malaikat Malik melihat ke neraka, maka neraka itu semakin ganas memakan penghuninya karena rasa takutnya kepada malaikat Malik. Huruf Basmalah itu ada 19, demikian juga dengan kepala Malaikat Zabaniyah, ia kalau mengambil penduduk neraka dengan menggunakan tangan dan kakinya. Karena Malaikat Zabaniyah dapat mengetahui dengan kakinya, sebagaimana ia mengetahui dengan tangannya. Salah satu dari para Malaikat Zabaniyah bisa mengambil 10.000 orang kafir hanya dengan memakai satu tangan, mengambil 10.000 orang lagi dengan memakai tangan yang lain, 10.000 orang diambil dengan salah satu kakinya, dan 10.000 orang lagi diambil dengan kakinya yang lain. Maka sekali ambil ada 40.000 orang kafir yang langsung dilemparkan ke neraka. Begitulah kekuatan dan kemampuan yang luar biasa dimiliki Malaikat Zabaniyah. Sedangkan yang memimpin seluruh Malaikat Zabaniyah adalah Malaikat Malik. Sebetulnya yang menjaga neraka itu ada 18 Malaikat yang bentuknya seperti malaikat Malik, mereka mengepalai para malaikat yang lain, yang berada dibawah perintah kekuasaannya, jumlah mereka banyak sekali, hanya Allah yang tahu jumlah mereka. Mata Malaikat penjaga neraka itu seperti kilat yang menyambar, gigi mereka putih seperti tanduk sapi, bibir mereka menyentuh telapak kakinya, api selalu menjilat-jilat keluar dari mulutnya. Jarak antara bahu setiap Malaikat sejauh perjalanan satu tahun. Allah tidak menciptakan rasa kasihan dan sikap lemah lembut di hati para Malaikat penjaga neraka, meskipun sebesar semut kecil. Salah satu diantara para malaikat yang menjaga neraka itu menyelam di lautan neraka selama  70 tahun. Panasnya api neraka tidak membahayakan dirinya, Karena Malaikat diciptakan dari Nur (Cahaya) yang bisa mengalahkan api. Oleh karena itu, kami memohon perlindungan kepada Allah agar dijauhkan dari Api Neraka. Malaikat Malik berkata kepada Malaikat Zabaniyah : “Lemparkanlah mereka kedalam neraka”. Ketika Malaikat Zabaniyah melemparkan orang mukmin ahli maksiat kedalam neraka, maka semuanya berteriak dengan lafadh : La illaha illallah, akhirnya neraka itu mengembalikan mereka. Malaikat Malik lantas bertanya : “Hai api, ambillah mereka yang ahli maksiat ini!” Api neraka berkata : “Bagaimana aku bisa mengambil mereka, sebab mereka mengucapkan La illaha illallah, Malaikat Malik kemudian berkata : “Ambillah mereka berdasarkan perintah Allah“. Akhirnya api neraka mengambil orang mukmin yang ahli maksiat. Ada yang diambil dua lututnya, ada yang diambil pusarnya. Ketika api neraka hendak mendekati wajah mereka, maka Malaikat Malik berkata : “Jangan engkau bakar wajahnya, karena mereka menggunakannya untuk bersujud pada Sang Khalik. jangan engkau bakar hatinya, karena hatinya adalah tempat tauhid, ma’rifat dan iman, mereka juga merasakan kehausan yang lama di bulan Ramadhan. Hati mereka tetap utuh karena kehendak Allah.

tentang Ya’juj & Ma’juj


Allah SWT memberikan petunjuk untuk kita mengenali Ya’juj & Ma’juj. Ini dijelaskan melalui kisah Zulkarnain pada Surah al-Kahfi:
“…kemudian ia berpatah balik menurut jalan yang lain (utara). Sehingga apabila ia sampai di antara dua gunung, ia dapati di sisinya satu kaum yang hampir-hampir mereka tidak dapat memahami perkataan. Mereka berkata: “wahai Zulkarnain, sesungguhnya kaum Yakjuj dan Makjuj sentiasa melakukan kerosakan di bumi; oleh itu, setujukah kiranya kami menentukan sejumlah bayaran kepadamu (dari hasil pendapatan kami) dengan syarat engkau membina sebuah tembok di antara kami dengan mereka?” Dia menjawab: “(kekuasaan dan kekayaan) yang Tuhanku jadikan daku menguasainya, lebih baik (dari bayaran kamu); oleh itu bantulah daku dengan tenaga (kamu beramai-ramai) aku akan bina antara kamu dengan mereka sebuah tembok penutup yang kukuh. Bawalah kepadaku ketul-ketul besi”; sehingga apabila ia terkumpul separas tingginya menutup lapangan antara dua gunung itu, dia pun perintahkan mereka membakarnya dengan berkata: “Tiuplah dengan alat-alat kamu” sehingga apabila ia menjadikannya merah menyala seperti api, berkatalah dia: “Bawalah tembaga cair supaya aku tuangkan atasnya”. Maka mereka tidak dapat memanjat tembok itu, dan mereka juga tidak dapat menebuknya.
(Setelah itu) berkatalah Zulkarnain: “Ini ialah suatu rahmat dari Tuhanku; dalam pada itu, apabila sampai janji Tuhanku, Dia akan menjadikan tembok itu hancur lebur, dan adalah janji Tuhanku itu benar”…”; al-Kahfi:92- 98

Fakta relevan bagi mengenali Ya’juj & Ma’juj ialah:
1. Jalan ke utara = ke utara Iran menuju ke Armenia
2. Di antara dua gunung = Gunung Caucasus
3. Kaum yang hampir-hampir mereka tidak dapat memahami perkataan = Kaum Armenia
4. Tembok besi = Wall of Alexander

Berdasarkan fakta siapakah Ya’juj & Ma’juj?

Mereka adalah puak Khazar, dan terdiri daripada 97% bangsa Yahudi yang kita ketahui pada hari ini. Yahudi hari ini adalah bukan Yahudi sebenar dan adalah perdayaan. Yahudi sebenar berkulit hitam (Mesir + Negro) dan sama sekali berbeza daripada Yahudi yang kita kenali pada hari ini; http://www.youtube. com/watch? v=_ArXEOo2iU0
Logik mudah ialah tidakkah anda terfikir bagaimana bangsa berwajah Eropah (German & Russia) boleh mengaku mereka orang Yahudi dan berasal dari Palestin? Orang Yahudi sebenar adalah pelarian dari Mesir dan berkulit hitam. Imbas kembali kisah Nabi Musa menyelamatkan mereka di Mesir. Ini disokong fakta Firaun sendiri adalah orang negro. Perhatikan kesemua simbol Mesir purba dan ianya menunjukkan gambar orang negro dan berkulit hitam.
Cuba imbas kembali wajah orang Palestin, orang Lebanon, Turki dan Iran. Adakah mereka berwajah seperti orang Eropah? Jika Turki yang lebih hampir kepada Eropah masih kelihatan seperti orang Arab, bagaimana munasabah mereka boleh mengaku mereka orang Yahudi? Inilah perdayaan puak Khazar (Ya’juj & Ma’juj) yang telah berjaya memecah tembok dibina Zulkarnain lebih kurang 342 tahun Hijrah selepas kewafatan Rasulullah SAW.
Hari ini mereka menguasai dunia dan melakukan kerosakan tanpa henti.